Baju adat Bali, seperti Payas Agung (mewah) atau Payas Madya (menengah), umumnya terdiri dari kebaya dan kamen untuk wanita, serta kemeja safari, kamen, dan udeng untuk pria. Pakaian ini menonjolkan keanggunan dan kesopanan dengan ciri khas warna cerah, selendang, dan penggunaan kain tenun khas.
Roda Nawasanga Warna memiliki makna yang dalam dan memainkan peran penting dalam budaya Bali. Hal ini juga tercermin dalam pakaian tradisional Bali. Warna putih dan kuning, misalnya, adalah warna umum yang digunakan dalam pakaian, karena melambangkan kesucian. Pakaian dengan warna gelap seperti cokelat, ungu, atau merah biasanya dikenakan pada acara-acara khusus seperti pernikahan atau acara lokal, sedangkan hitam paling sering digunakan pada upacara pemakaman. Warna juga memiliki makna penting dalam aspek lain budaya Bali. Bunga putih dalam persembahan, misalnya, melambangkan Dewa Siwa. Selain itu, Anda dapat melihat wanita mengenakan bunga frangipani putih dan kuning di rambut mereka, yang berfungsi sebagai simbol Dewa Siwa. Makna warna telah ada sejak berabad-abad lalu. Hal ini dijelaskan lebih luas dalam roda Nawasanga, di mana warna dikaitkan dengan berbagai aspek budaya Bali.